Saudara Sedarah Penuh Cinta

Di lahirkan sebagai saudara kandung dan dibesarkan dibawah atap yang sama dan tak selalu membuat segalanya menjadi sama dan seragam. Itulah yang terjadi antara aku dan kakakku. Tapi dibalik segala perbedaan dan perselisihan, bukanlah kita tetap sepasang saudara sedarah? Tidaklah kamu juga seperti aku yang menyimpan rasa sayang tetapi enggan untuk mengungkapkannya.

 Terkadang ada suatu hal yang membuat kita jadi enggan saling berbicara/menyapa karena suatu hal yang spele, perihal uang saku dari orang tua dan pembagiaan tugas untuk bersih-bersih rumah. Aku dan kamu mempunyai karakter yang sangat jauh berbeda. Entah berapa kali kita pernah bertengkar dan saling mencela satu sama lain. Tetapi apa boleh buat harus ada yang mengalah agar rasa damai itu kembali hadir.

 Terlintas dipikiranku aku belum bisa membahagiakan kakak, yang ada malah aku selalu merepotkan. Kini kita sudah sama-sama dewasa. Aku tumbuh jadi lelaki sedangkan kmu menjadi perempuan dengan sifat dan karakter berbeda. Aku terkenal ramah sifatnya, paling suka mengobrol sedangkan kamu cuek, jarang bicara, bahkan sering marah-marah kepadaku, tetapi perhatian kakak tetaplah nomor satu bagiku. Kakak, kaulah bintang sejati, yang tertawa, menangis, berjalan, dan tak henti berkelip dalam langit hidupku.

 Kak, yakinlah meski aku terlihat benci dan marah padamu. Namun, aku sangat sayang padamu melebihi diriku sendiri. Seringkali aku memikirkan keadaanmu jika kau tahu, meski aku tak membantumu saat kau dalam masalah, tak menghiburmu saat kau sedih, tapi aku selalu mendoakanmu agar kasih sayang dan rahmat-Nya selalu tercurah kepadamu.

 Hingga aku pernah bermimpi sang kakak memberi nasihat kepadaku bahwa perhatian yang kakak berikan kepadaku adalah kewajiban untuk menjaga seorang adik lelaki, harus mandiri, dan kesehatan adalah prioritas utama dalam kehidupan. Sekarang aku tersadar di titik terendah dalam hidupku, kakak bisa jadi sahabat tempatku berbagi keluh kesah dan kegalauan yang membuncah.

 

 

Aldy Mohamad Anwar

(Politeknik Negeri Jakarta)

 

Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Posting Komentar